https://bacaberita.co.id


Copyright © bacaberita.co.id
All Right Reserved.
By : Aditya

Universitas Abdurrab Beri Pelatihan untuk Siswi SMAN 6 Pekanbaru

Universitas Abdurrab Beri Pelatihan untuk Siswi SMAN 6 Pekanbaru

foto bersama usai kegiatan pelatihan di kampus Univrab/Dok. Istimewa

Pekanbaru – Universitas Abdurrab melalui Program Studi Sarjana Fisioterapi menggelar kegiatan pengabdian masyarakat yang bertajuk “Edukasi Kesehatan Reproduksi: Pelatihan Self Exercise untuk Mengurangi Nyeri Haid” di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 6 Pekanbaru. 

 

Kegiatan ini dipimpin oleh Sari Triyulianti, S.Ft., M.Biomed., dosen Fisioterapi Universitas Abdurrab, dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswi dalam mengelola nyeri haid melalui latihan fisik sederhana.

 

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan para siswi yang antusias mengikuti sesi pelatihan. Nyeri haid atau dismenore menjadi salah satu keluhan umum yang dialami sebagian besar remaja putri. Banyak dari mereka merasa terganggu dalam aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan belajar. Oleh karena itu, edukasi tentang cara menangani nyeri haid dengan pendekatan non-farmakologis seperti self-exercise diharapkan dapat menjadi solusi praktis dan efektif.

 

Selama pelatihan, para siswi diajarkan serangkaian latihan fisik yang bertujuan untuk melemaskan otot-otot perut dan panggul yang tegang saat menstruasi. Sari Triyulianti, S.Ft., M.Biomed menjelaskan bahwa latihan-latihan ini tidak hanya bermanfaat untuk mengurangi rasa sakit, tetapi juga membantu meningkatkan sirkulasi darah di area panggul, yang secara signifikan dapat mengurangi gejala nyeri haid.

 

“Kami ingin memberikan pemahaman kepada para siswi bahwa nyeri haid bukanlah sesuatu yang harus ditahan tanpa solusi. Dengan melakukan self-exercise secara rutin, mereka dapat meminimalisir rasa nyeri dan tetap produktif dalam kegiatan sehari-hari,” tutur Sari Triyulianti, S.Ft., M.Biomed.

 

Sebagai bagian dari kegiatan ini, seluruh siswi diberikan pretest dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman mereka tentang nyeri haid sebelum dan sesudah edukasi diberikan. Hasilnya, terdapat peningkatan signifikan dalam pemahaman siswi mengenai cara menangani nyeri haid secara mandiri melalui latihan fisik.

 

Selain itu, dilakukan pengumpulan data melalui kuesioner yang mengukur pengalaman pribadi setiap siswi terkait nyeri haid. Data ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk penelitian lebih lanjut mengenai pola nyeri haid di kalangan remaja dan bagaimana intervensi fisioterapi dapat berperan dalam mengatasi masalah ini.

 

“Dari hasil kuesioner yang kami kumpulkan, banyak siswi yang awalnya tidak mengetahui bahwa latihan fisik bisa menjadi cara efektif untuk meredakan nyeri haid. Setelah mengikuti pelatihan, mereka mengaku lebih percaya diri untuk mencoba metode ini di rumah,” ujar Sari.

 

Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mengedepankan pengabdian kepada masyarakat, terutama dalam memberikan solusi terhadap masalah kesehatan yang sering dialami remaja. Pihak sekolah juga berharap kegiatan serupa dapat diadakan secara berkelanjutan.

 

Universitas Abdurrab berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui berbagai program pengabdian yang relevan, termasuk di bidang kesehatan reproduksi remaja. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan generasi muda yang lebih sehat dan berdaya.

 

Demikian, semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi para siswi SMAN 6 Pekanbaru, serta memperluas wawasan mereka dalam menjaga kesehatan reproduksi sejak dini.

Editor : Editor 1 » Sumber : Beritariau.com