Jembatan Menuju Prestasi Dunia Lewat Audisi Tenis Meja Indonesia 2025
Pertandingan Tenis Meja
Bacaberita.co.id, Pekanbaru - Singgih Yehezkiel terus mengembangkan inovasi dalam mempertahankan cabang olahraga tenis meja tetap diminati di tengah belenggu dualisme organisasi yang tak terlepas selama 14 tahun. Kali ini, ayah kandung GM Irene Kharisma Sukandar bukan hanya memunculkan generasi-generasi pecinta olahraga tenis meja tetapi juga mencoba menjadikan mereka berprestasi dunia.
"Saya enggan membicarakan dualisme organisasi tenis meja. Saya hanya berpikir bagaimana terus membuat kegiatan sehingga melahirkan generasi pecinta olahraga tenis meja dan bisa mencetak atlet berkualitas dunia," kata Singgih Yehezkiel yang pernah menjabat Direktur Sirkuit Laga Tenis Meja Utama (Silatama) 2001-2002.
Untuk mewujudkan keinginan tersebut, Singgih Yehezkiel akan menggelar Audisi Tenis Meja Indonesia (ATMI) 2025 yang akan berlangsung di GOR Richas Bekasi, Jawa Barat, 30-31 Mei 2025.
Audisi ini diperuntukkan bagi atlet tenis meja di bawah usia 14 tahun (U 14) dari seluruh Indonesia. Mereka cukup hanya mendaftar melalui online tanpa dipungut biaya. "Cukup hanya mendaftar saja tanpa dipungut biaya," tegasnya.
Yang perlu dicatat, kata Singgih Yehezkiel, Audisi Tenis Meja Indonesia ini akan dijadikan jembatan bagi atlet tenis meja U 14 yang punya potensi menuju prestasi dunia.
"Audisi ini akan memilih 6 atlet putra dan 6 atlet putri potensial. Mereka akan dibina lewat program latihan khusus di China dan Eropa dengan pengawasan pelatih berkualitas dan juga diterjunkan di berbagai single event internasional. Makanya, saya menyebut Audisi Tenis Meja Indonesia ini sebagai jembatan menuju pentas dunia," ujarnya.
Terkait dengan anggaran cukup besar yang dibutuhkan untuk 12 atlet tenis meja potensi tersebut dalam kurun waktu pembinaan selama 10 tahun, Singgih Yehezkiel memastikan tidak ada masalah.
"Saya pastikan audisi dan menjalankan program pembinaan khusus tersebut akam berjalan. Karena, ada donatur yang siap. Saya tidak mau sebut namanya. Yang pasti sosok peduli dengan tenis meja," jelasnya.






